Category: Living Abroad

Cara Mengurus Surat Ijin Mengemudi di UAE-Abu Dhabi

Setelah tinggal di Abu Dhabi selama kurang-lebih 3 tahun, akhirnya bulan Maret lalu saya memberanikan diri untuk mengurus driving license alias surat ijin mengemudi alias SIM. Bukan tidak bisa menyetir, tapi mendengar cerita dari suami dan teman-teman bahwa rangkaian tes yang harus diikuti sangatlah banyak dan panjang. Seketika saya mengingat proses mendapatkan SIM di Indonesia yang cuma bayar, lalu foto! Alhasil selama ini saya nyetirnya asal nyetir dan tanpa tau aturan yang berlaku, hiks.

Baiklah, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan SIM adalah datang ke Emirates Driving Company yang terletak di Mussafah untuk melakukan open file atau registrasi. Siapkan copy dan dokumen asli dari paspor, emirates id, visa, SIM dari negara asal (kalau ada) dan legalisir SIM dari KBRI. Untuk jam kerja-nya bisa di cek langsung di website berikut yah.

Pada tahapan ini, petugas akan mengambil data diri sekaligus foto kita. Jangan lupa dandan yang kece! Jika lulus, foto inilah yang nantinya akan terpampang di SIM kita. Sesudah melengkapi proses pemberkasan, kita menuju ke gedung utama di bagian driving schools services center untuk mengaktifkan akun yang sebelumnya sudah diregistrasi. Pendaftarannya juga bisa dilakukan melalui aplikasi Abu Dhabi Police, biayanya 320 dhs.

Setelah akun aktif, kita bisa mendaftar untuk mengikuti kelas teori yang keseluruhan-nya ada 8 kelas. Oleh karena ingin mempersingkat waktu, maka kelas teori saya padatkan menjadi 2 hari. Untuk mengikuti kelas teori, biaya yang harus dikeluarkan sebesar 1102 dhs. Sesudah mengikuti kelas teori, kita dapat mem-booking jadwal tes di resepsionis.

Saya beruntung karena tes-nya dilakukan seminggu kemudian, mengingat ada teman yang harus menunggu hingga sebulan untuk mendapatkan jadwal tes. Sempat nderedeg juga di tahapan ini. Namanya udah lama ga sekolah, jangan-jangan daya ingat udah mulai menurun. Tapi alhamdulillah soal yang keluar tidak jauh berbeda dari apa yang sudah diajarkan di kelas. Jika sudah lulus tes teori, kita akan diberi SIM sementara yang bisa digunakan saat praktek mengemudi dijalan.

Sebenarnya untuk mereka yang sudah memiliki SIM di negara asalnya bisa mempergunakan golden chance atau kesempatan untuk langsung mengikuti road test tanpa harus praktek mengemudi lebih dahulu. Tapi saya melewatkan kesempatan tersebut! Alasannya sederhana sih, walaupun di Indonesia memiliki 9 tahun jam terbang menyetir mobil, tetap saja saya merasa perlu untuk membiasakan diri dengan setir yang berada di kiri. Jadilah saya mengambil jadwal road test di tanggal 20 Mei. Sehingga ada waktu yang cukup untuk berlatih mengemudi di jalan.

Oiyaaa, untuk praktek mengemudi di jalan kita harus mengeluarkan biaya sebesar 75 dhs per kelas (durasi 45 menit). Awalnya, saya bermaksud mengambil 4 kelas biar irit, tapi kok masih belum percaya diri! Jadilah diperpanjang hingga 8 kelas. Sedikit saran, pilihlah instruktur dengan cermat. Jika perlu minta rekomendasi dari teman anda. Saya mengikuti kelas praktek yang di-instruktur-i oleh Syad (mungkin ada yang butuh kontaknya boleh japri). Orangnya sabar tapi tegas. Di pertemuan pertama, Syad banyak mengkoreksi cara menyetir saya yang sangat tidak mengikuti peraturan. Ia berkali-kali menekankan bahwa praktek mengemudi dilakukan bukan untuk lulus tes pada tanggal 20 mei. Praktek ini bertujuan untuk membuat saya terbiasa dengan aturan jalan di UAE, sehingga nantinya dapat menyetir dengan aman dan selamat.

If you drive safely, you will pass the test!

Akhirnya hari yang ditunggu tiba juga, tepat tanggal 20 Mei saya mengikuti road test. Dihari H, semua peserta dikumpulkan di ruang resepsionis tempat pertama kami meregistrasikan diri. Sesudah itu, satu demi satu peserta diarahkan menuju bus. Sebelum menaiki bus, tiap orang diwajibkan membayar 40 dhs. Nantinya bus ini akan berjalan dibelakang mobil khusus untuk praktek, didalamnya terdapat 2 orang polisi (1 polisi pria duduk disamping pengemudi, 1 polisi wanita duduk dibelakang) yang siap menilai performa menyetir peserta tes. Saya mengikuti road test bersama dengan 21 orang lain yang berasal dari berbagai negara. Dari obrolan yang kami lakukan, ada yang sudah gagal 2x, 4x dan lain sebagainya. Sebenarnya mendengar informasi tersebut sempat membuat saya down, tapi karena sudah terlanjur, ya sekalian saja saya tanya penyebab mereka gagal di tes sebelumnya.

Nantinya didalam bis, kita akan berdiskusi dengan peserta lain, siapa yang akan turun dan tes duluan. Satu sama lain biasanya akan berebut ingin mendapatkan giliran nomer sekian, sekian dan sekian. Tapi saran saya, lupakan hal tersebut! Mau giliran nomer 1 atau nomer 10, jika cara menyetirnya salah – tidak akan lulus. Jadi daripada buang-buang energi untuk memperebutkan nomer, lebih baik kita mengamati teman yang lebih dahulu turun dari bus dan mengikuti tes. Setiap orang di tes sekitar 2-5 menit, sesudahnya kita bisa kembali ke bus dan menunggu SMS yang dikirim oleh UAE Traffic. Setelah menerima sms tersebut, kita bisa segera meng-issue kartu SIM melalui aplikasi Abu Dhabi police, biayanya 315 dhs. Alhamdulillah, begitu kartu ditangan bahagia-nya ngalah-ngalahin lulus skripsi hahahaha. Bayangkan aja dari 22 orang, cuma ada 7 yang lulus. Masyaa Allah.

Mungkin ada yang heran, dapet SIM aja bahagia bener. Bagaimana tidak berbahagia, mau tau total biaya yang dikeluarkan? Totalnya sekitar 2400 dhs atau sekitar 9 juta rupiah! Menurut saya pribadi, mengeluarkan uang sejumlah itu untuk mengurus SIM sangatlah mahal. Dibanding di Indonesia yang cukup membayar 500 ribu rupiah saja. Belum lagi waktu yang harus dikeluarkan untuk mengurus ini-itu, bahkan suami sampai ambil cuti untuk mengantar saya registrasi dan tes. Alhamdulillah-nya saat proses mengurus SIM ini saya lakukan, ada mama yang sedang berkunjung ke Abu Dhabi. Jadilah saya harus bersungguh-sungguh untuk lulus road test. Hampir semua orang saya minta bantuan doa dan tips-tips-nya.

Sekalian saya tuliskan tips dan trik saat mengikuti road-test ya, siapa tau ada yang butuh.

  1. Jangan lupa menyapa polisi dibelakang, ucapkan Assalammualaikum dengan ramah. Tunjukkan bahwa anda percaya diri. Masyarakat lokal umumnya menyukai orang yang bersemangat, percaya diri namun tetap santun.
  2. Cek SMS alias Seat-Mirrors-Seat belt. Namanya mobil habis digunakan pengemudi lain, pasti donk pengaturan-nya harus disesuaikan dengan kebutuhan kita.
  3. Dengarkan instruksi dari polisi didepan, jangan takut mengambil keputusan untuk menyalip kendaraan lain jika memang dibutuhkan.
  4. Pastikan selalu melihat ke arah front mirror saat menginjak rem. Polisi dibelakang yang nantinya akan mengecek gesture kita selama menyetir.
  5. Saat akan pindah jalur atau belok kiri/kanan, pastikan untuk mengecek sekitar baru menyalakan lampu sign. Ada lima tahapan dalam mengecek kondisi jalan, yaitu cek front mirror, side view mirror, blind spot, nyalakan lampu sign lalu cek kembali front mirror. Kelihatannya ribet, tapi inilah salah satu indikator utama dalam penilaian.

Demikian pengalaman saya mengurus SIM di Abu Dhabi, tulisan ini saya persembahkan untuk teman-teman yang telah dengan tulus membantu doa, memberikan tips dan meyakinkan bahwa saya pasti lulus. Makasih ya semuanya, gusti Allah yang membalas 🙏🏻❤️. Semoga bermanfaat ya teman-teman.

Baca juga:Cara Mengurus Residence Visa di UAE-Abu DhabiBerbagai Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Berlibur ke UAE: Visa, Akomodasi, Transportasi, dll

Piknik ke Green Mubazzarah: Agenda Wajib Setiap Musim Dingin!

Halo semuanyaaa, jujur deh, saya suka krik-krik kalau posting resep doank, jadilah diselingi dengan beberapa cerita, curhatan, opini dan catatan perjalanan selama tinggal di UAE. Jadi selain belajar masak bareng, kita bisa saling bertukar cerita dan pengalaman satu sama lain.

Saya ingat betul pertama kali datang di Abu Dhabi, sejauh mata memandang yang tampak hanya padang pasir. Pertama sih seru ya, tapi lama-kelamaan saya mulai merasa bosan. “Serius nih, pasir lagi-pasir lagi?” demikian saya bertanya kepada suami. Mungkin karena berisik mendengar keluhan istrinya, suami saya berinisiatif untuk mengajak saya piknik ke gunung yang berlokasi di Al Ain. Sebagai istri yang baik, saya semangat donk. Secara udah kangen juga sama hijaunya pegunungan. Demikian bahagianya, ketika sampai dilokasi saya-pun mengernyitkan dahi. Gunung yang dimaksud suami ternyata ya seperti yang difoto itu. Gunung batu!

Asli kalau diingat, bawaannya pengen ngakak. Yakali, saat musim panas suhu bisa mencapai 55 derajat. Mana mungkin ada hutan pinus disini, ngayal aja. Jadi teman-teman, ternyata homesick membuat saya menjadi mendadak oneng hahahaha. But anyway, kami tetap piknik dan berbahagia, dan jadi agenda wajib setiap musim dingin tiba.

Biasanya saya dan teman piknik dari pagi sampai malam, kalau perlu menginap dan membawa tenda. Pernah juga saya piknik bawa kompor, jadi makan lontong sayur di taman gitu deh. Abis gimana? banyak taman bagus tapi makanannya burger lagi-burger lagi. Bete! hahahahaha.

Lah gimana, jangankan ke taman, ke London aja saya bawa sambel bawang. Dan kali ini saya mau berbagi resep Kotokan Tahu, mumpung punya belimbing wuluh dan pete. Banyak masakan Jawa yang menggunakan santan sebagai bahan utama. Seperti lodeh, kare, opor dll. Sebagaimana umumnya masakan bersantan lainnya, makanan ini lebih enak jika sudah “nginep” alias dihangatkan beberapa kali. Memang tidak sehat, tapi sekali-sekali bolehlah yaaaa😂

Kotokan Tahu

Bahan:
200 gram tahu
100 gram jambal roti potong kotak, goreng sebentar
100 gram bunga bawang, potong-potong (bisa diganti kacang panjang)
20 gram pete
5 buah belimbing wuluh (bisa diganti tomat hijau)
200 cc santan

Bumbu:
7 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai rawit
2 ruas lengkuas, geprek
4 lembar daun salam
Gula dan garam secukupnya

Cara membuat:
1. Rajang halus bawang merah, bawang putih dan cabai rawit.
2. Potong-potong belimbing wuluh.
3. Panaskan air, masukkan bumbu rajang, lengkuas dan daun salam. Biarkan mendidih.
4. Masukkan tahu, ikan asin jambal roti, bunga bawang, pete dan belimbing wuluh, didihkan kembali.
5. Masukkan santan, gula dan garam.
6. Koreksi rasa, siap disajikan.

Sheikh Zayed Festival, Festival untuk Mengenang Presiden Pertama UAE

Jika teman-teman ada yang ingin berkunjung ke Abu Dhabi, waktu terbaik adalah saat musim dingin, selain cuacanya lebih nyaman untuk berjalan-jalan, saat musim dingin kita berkesempatan untuk mendatangi berbagai festival yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat. Beberapa waktu lalu saya jalan-jalan ke Al Wathba untuk mengunjungi Zayed Heritage Festival. Biaya masuknya gratis loh! Saya lampirkan beberapa fotonya ya teman-teman.

Festival ini diselenggarakan untuk memperingatin 100 tahun usia Sheikh Zayed. Sheikh Zayed adalah founding father negara UAE. Beliau adalah orang yang sangat visioner dan memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Negara ini sangat kaya, ibarat pepatah, penduduknya lahir dengan sendok emas di mulutnya.

Untuk menghindari sifat malas yang biasa menjangkiti warga dari negara-negara kaya, pemerintah UAE mendorong warganya untuk bersekolah setinggi mungkin. Bayangkan saja, siapapun yang mau mengenyam pendidikan akan diberi peralatan sekolah, mulai dari laptop, buku, iPad hingga uang saku. Sekolahan untuk warga lokal juga gratis alias tidak membayar sepeser-pun. Setelah lulus-pun tidak perlu khawatir akan bekerja kemana, karena sudah ada kementerian khusus yang bertugas untuk mencarikan pekerjaan bagi warga lokal agar keahlian mereka termanfaatkan dengan tepat, namanya Ministry of Human Resource and Emiratisation.

Baca juga: 4 Wisata Menarik di Dubai, Berbagai Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Berlibur ke Dubai atau Abu Dhabi: Visa, Akomodasi, Transportasi, dll

Berbicara mengenai kesejahteraan warganya, jangan heran jika gaji yang didapat oleh expat atau pendatang yang bekerja disini sangat jauh dibanding penduduk lokal, walaupun posisinya sama. Jangan protes! Begitulah cara mereka memberikan kesejahteraan bagi warga negaranya.

Kalau boleh jujur, saya luar biasa salut dengan cara berpikir pemimpin negara ini, jangan sampai, warga lokal malah kesulitan mendapatkan pekerjaan di tanah airnya. Dan hebatnya spirit tersebut dilanjutkan oleh Sheikh Khalifa dan Sheikh Mohammad, pemimpin saat ini. Kebayang kan bagaimana penduduk-nya sangat mencintai Sheikh Zayed?

Anyway, selain menyaksikan pertunjukan kembang api, di festival ini juga terdapat pertunjukan kesenian lokal. Irama musik padang pasir berkumandang dari segala sudut, ada pula tarian khas Arab yang menggunakan tongkat, juga marching band yang diiringi lagu Arab #yaiyalah. Dan dimana ada keramaian, disitu ada makanan hahahaha. Tapi dasar saya lidah lokal, yaudah sih ga ada makanan yang menarik untuk saya.

Lidah saya lebih memilih untuk makan klepon dibanding burger, hotdog, kentang spiral dll. Ngomong-ngomong klepon, sekalian saya bagikan resepnya yah. Siapa yang bisa menolak gurihnya santan didalam adonan tepung ketan yang berpadu dengan legitnya gula merah?

Klepon

Bahan:
250 gram tepung ketan
150 cc santan hangat
1 sdt pasta pandan
2 sdm minyak sayur
1 sdt garam

Bahan Pelengkap:
100 gram gula merah, sisir untuk isian klepon
200 gram kelapa parut, aduk dengan sejumput garam lalu dikukus

Cara membuat:
1. Didihkan air, sisihkan.
2. Masukkan pasta pandan kedalam santan hangat, aduk rata.
3. Tuangkan sedikit demi sedikit larutan santan hangat kedalam tepung beras, aduk rata.
4. Basahi telapak tangan menggunakan minyak goreng, pulung adonan tepung ketan dan beri isian gula merah.
5. Masukkan kedalam air yg mendidih, lakukan hingga adonan habis.
6. Segera angkat klepon yang sudah mengapung dengan menggunakan saringan.
7. Gulingkan diatas kelapa parut yang telah dikukus. Sajikan.

How to Make Pine Tree Craft for Door Decoration

December is my favorite month of the year, as it’s a month to celebrate my daughter’s birthday. Especially since I move to UAE, weather is always being at its very nice during the end of the year. December is also the time for Christmas for some and, even though I’m not celebrating Christmas, I love the Christmas festivities from the people around me.

This year, I want to join the excitement by crafting a season ornament and, instead of buying new things, I prefer to use recycled material to reduce my home waste. Moreover I think it can also be good activity for my daughter, since she can play with the watercolor and brush while I create the pine tree craft.

Christmas Tree Craft

Supplies:

  • Pine Tree template
  • Tissue box
  • Watercolor
  • Brush
  • Glue
  • Twigs

Instructions:

  1. Print out the pine tree template on a piece of paper.
  2. Copy the pattern onto the tissue box, cut it.
  3. Color the pine tree with watercolor
  4. Stack a bundle of twigs to make it looks like a board
  5. Attach the pine tree to the twigs board
  6. Install it to the door so everyone can see your winter spirit

I choose to craft pine trees because its presistent green needels widely represents the resilience during winter season, when other trees have lost all their leaves. Since 1830s, when first installed as in house christmas decoration by German immigrants in Pennsylvania, US, pine trees became synonymous with the holiday seasons.

This post is part of the UAE Mom Bloggers Festive Blog Hop.

Do check out other posts from our bloggers:

A Blessed and Joyful 2018 – Blissed & Blessed
Christmas Tree Craft – The Diary of Mom
Festive Peanut Butter Cookies – Thoughts Over Chai
Last-minute Shopping Ideas – Love, life & the little one
Pom-Pom Painted Christmas Tree – Sand In My Toes
Santa Claus Craft – Stars In The Desert
Simbang Gabi and How to make Bibingka – Cuddles & Crumbs
Winter in Dubai, Down Memory Lane – Explored By Mafaza

Disclaimer: Actually I’m not really a crafting person so this is the best I can do. The most important thing is I’m happy doing it. Wishing you a happy holiday!

Mengunjungi Emirates Sharjah: Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan

Jika Abu Dhabi dikenal sebagai ibu kota yang menjadi pusat bisnis sekaligus pusat perekonomian di UAE, maka Dubai lebih dikenal dengan kemegahan arsitektur dan modernitas kawasannya. Lain hal nya dengan Sharjah yang lebih mendapat julukan sebagai ibu kota budaya UAE. Hal ini tidak lepas dari peranan penguasa Sharjah, Dr. Syeikh Sultan bin Hamad al-Qasimi, yang memang pengagum sejarah, arsitektur dan budaya. Beberapa Museum yang pernah saya kunjungi diantaranya:

MUSEUM PERADABAN ISLAM

Museum yang di resmikan pada tanggal 6 Juni 2008 ini memiliki dua galeri utama. Galeri pertama diberi nama “Abu Bakar Gallery of Islamic Faith” yang berisikan mengenai prinsip Lima Rukun Islam dan Enam Rukun Iman. Didalam galeri ini terdapat koleksi Kiswah atau kain penutup Kabah di Mekkah, ada pula berbagai manuskrip Quran. Selanjutnya terdapat “Ibn Al-Haytham Gallery of Science and Technology” yang menyajikan kontribusi ulama Islam bagi peradaban dunia di bidang-bidang seperti astronomi, kedokteran, geografi, arsitektur, matematika, kimia, teknologi militer, navigasi laut dan rekayasa.

Ibn Al-Haytham sendiri merupakan salah satu ilmuwan Islam yang juga dikenal sebagai Bapak Optik karena banyak melakukan penelitian mengenai cahaya. Di bagian lantai teratas, pengunjung dapat menikmati interior kubah berupa langit biru lengkap dengan mozaik dari 12 zodiak dalam ilmu astrologi. Penggunaan kubah dan banyaknya ruangan yang menggunakan gerbang lengkung pada museum ini mempertegas penggunaan arsitektur Islam peninggalan dinasti Ummayah yang kemudian berkembang pesat di Andalusia.

AL MAHATTA MUSEUM

Di museum ini menceritakan tentang sejarah penerbangan di emirat Sharjah. Terdapat tiga ruangan pamer, ruangan utama berisikan display beberapa jenis pesawat terbang yang pernah digunakan oleh emirat Sharjah. Sedangkan dua ruangan lainnya merupakan ruangan yang mendukung informasi mengenai sejarah penerbangan di emirat Sharjah. Bandara Sharjah dibangun pada tahun 1932 dan merupakan bandara pertama yang dimiliki oleh negara kawasan teluk. Bandara ini dibuat sebagai tempat transit penerbangan komersial dengan rute dari Inggris ke India.

Baca Juga: 4 Wisata Menarik di Dubai, Berbagai Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Berlibur ke Dubai atau Abu Dhabi: Visa, Akomodasi, Transportasi, dll

Untuk menuju ke museum ini, saya melewati King Abdul Azis Road yang dahulunya merupakan jalur airplane runway di bandara lama tersebut. Di dua ruangan pendukung, saya berkesempatan menonton diorama dan film mengenai sejarah penerbangan, ada pula display bioskop yang pertama ada di Sharjah. Dengan entrance fee sebesar 10 dirham per orang, saya serasa diajak bernostalgia menelusuri kejayaan Sharjah di masa lampau.

Fakta menarik tentang Sharjah:
➢ Sharjah merupakan satu-satunya emirat yang berbatasan langsung dengan ke enam emirat yang lain.
➢ Sharjah merupakan emirat pertama yang menyediakan pendidikan untuk perempuan pada tahun 1942.
➢ Sharjah merupakan emirat pertama di GCC yang memiliki bioskop dan bandara.

Berbagai Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Berlibur ke Dubai atau Abu Dhabi: Visa, Akomodasi, Transportasi, dll

Sebelumnya saya akan menjelaskan sedikit tentang negara Persatuan Emirat Arab yang juga dikenal sebagai Uni Arab Emirates (UAE). Sebagaimana wisatawan mancanegara lebih familiar dengan Bali dibanding Indonesia, selama ini masyarakat juga lebih familiar dengan Dubai dan Abu Dhabi dibanding negara UAE sendiri.

Tidak banyak yang tau bahwa Uni Emirates Arab terdiri atas 7 emirat yaitu Abu Dhabi, Dubai, Sharjah, Ras Al Khaimah, Umm Al Qwain, Fujairah dan Ajman. Negara ini dipimpin oleh presiden yang juga penguasa Abu Dhabi, HH Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan. Abu Dhabi merupakan ibu kota negara dan menjadi pusat pemerintahan negara ini, sedangkan Dubai dikembangkan sebagai tourism and commercial city.

Berdasarkan hal tersebut, tidak sedikit teman-teman yang mengirim pesan dan bertanya tips untuk berwisata ke UAE. Biasanya sih saya dengan rajin akan menjawab setiap pertanyaan yang masuk ke inbox. Namun setelah diamati, sebenarnya daftar pertanyaannya hampir sama. Jadi saya akan rangkum dalam bentuk Q&A supaya bisa lebih jelas.

  1. Bagaimana cara mengurus visa untuk berkunjung ke UAE?
    Jika anda menggunakan maskapai Emirates/Etihad, visa bisa dibeli dari maskapai tersebut. Namun jika menggunakan maskapai lain, saya lebih menyarankan untuk mengurus di travel agent. Untuk yang transit, bisa membeli visa di airport seharga 300 dirham yang berlaku selama 4 hari.
  1. Apakah untuk masuk ke UAE, membutuhkan 3 kata untuk nama yang tercantum dalam paspor?
    Sebaiknya iya, walaupun suami saya menggunakan 2 kata dalam paspornya dan aman-aman saja.
  1. Katanya biaya hidup di UAE itu mahal, apakah memungkinkan untuk travelling dengan gaya backpacker?

    Mungkin banget! Untuk akomodasi, bisa cek tarif hotel lewat situs Agoda atau sejenisnya. Sejauh yang saya tau, ada juga hotel yang tarifnya tidak berbeda jauh dengan yang ditawarkan oleh AirBnB. Kalau mau lebih irit bisa juga memanfaatkan situs couchsurfing yang sudah banyak dimanfaatkan para traveller. Untuk transportasi, bisa mengandalkan transportasi umum seperti Dubai Metro (semacam MRT) dan citybus yang jadwalnya tepat waktu dan jelas banget rutenya. Sempat ada yang bertanya, kalau naik Uber gimana? Boleh! Tapi tarifnya lebih mahal dari taksi regular.

    Buat ngecek rute dubai metro bisa ke sini, sedangkan untuk jadwal bus, bisa dicek di sini

  1. Bagaimana dengan makanan di UAE? Apakah bisa diterima lidah Indonesia?

    80% penduduk UAE adalah expatriates jadi bisa dipastikan tidak akan susah menemukan restoran Indonesia/China/Thailand/Vietnam dll. Insyaa Allah terjamin kehalal-annya. Mengingat negara ini layaknya toserba atau toko serba ada, tidak perlu khawatir masalah harga. Dari harga murah meriah hingga harga yang bikin seret kerongkongan juga ada, dengan 5 dirham kita sudah bisa makan Shawarma dengan kenyang.

  1. Apakah negara ini aman untuk solo woman traveller?
    Menurut saya negara ini termasuk aman untuk solo woman traveller. Bahkan salah satu hal yang paling membuat saya betah tinggal disini karena mereka sangat mengutamakan perempuan. Hampir disemua tempat terdapat area khusus untuk perempuan (parkir, ruang tunggu, antrian dll). Apalagi jika anda seorang Ibu yang menggendong anak, biasanya akan diberi antrian khusus.
  1. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi UAE?

    UAE adalah negara teluk yang sebagian besar wilayahnya merupakan gurun pasir, sehingga saat summer tiba, suhu bisa mencapai 54 derajat celcius. Namun tidak banyak yang tau jika UAE juga memiliki musim dingin di bulan November-Maret. Emang ga sampe bersalju sih, suhu paling rendah berkisar 9-11 derajat celcius. Menariknya, banyak tempat wisata yang hanya buka saat winter tiba, salah satunya Dubai Miracle Garden.

  1. Berapa dirham yang sebaiknya dibawa untuk berlibur ke UAE?
    Mata uang UAE adalah Dirham, satu dirhamnya sekitar 3600 rupiah. Jumlah yang dibawa bisa dihitung dari perkiraan kebutuhan anda selama disini dikalikan berapa hari anda akan tinggal disini. Agar tidak rugi, saya menyarankan untuk membawa dirham secukupnya. Tapi jika takut kurang, lebih baik membawa US Dollar karena lebih mudah untuk menukarkan kedalam dirham.
  1. Selama di UAE, sebaiknya menginap di Dubai atau di Abu Dhabi?

    Ini pertanyaan paling susah untuk dijawab karena tergantung beberapa faktor, diantaranya: berapa lama anda akan berlibur di UAE? Apa preferensi anda? Misalnya saya memiliki 5 hari waktu untuk berlibur, dan saya memiliki ketertarikan untuk mengeksplorasi seni dan sejarah negara ini. Maka saya akan menghabiskan 3 hari di Dubai dan 2 hari di Abu Dhabi.

    Saya akan menginap lebih lama di Dubai karena lokasinya berbatasan dengan emirates Sharjah yang mendapat penghargaan dari UNESCO sebagai “Capital City of Arab Culture” dan “Capital City of Islamic Culture”. Sehingga saya tetap bisa mengeksplor Dubai namun tetap berkesempatan untuk mengunjungi Sharjah dengan efektif dan efisien.

  1. Tempat apa saja yang menarik untuk dikunjungi selama berada di UAE?
    Untuk penggemar skyscraper dan shopping, Dubai adalah tempat yang tepat untuk anda. Kota tersebut dipenuhi gedung dengan arsitektur yang unik, belum lagi pusat perbelanjaannya yang up-to-date dan sering diskon. Sedangkan pecinta seni bisa mengunjungi Sharjah. Tapi jika anda ingin berselancar dinegara gurun, bisa mengeksplorasi Fujairah. Banyak resort cantik dengan harga yang lumayan terjangkau.

Baca Juga: Empat Wisata Menarik di Dubai, Mengunjungi Emirates Sharjah: Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan

Nah kurang lebih demikian rangkumannya, sambil jalan akan saya tambahkan. Jika masih ada yang kurang jelas, boleh tinggalkan komentar atau kirim pesan lewat facebook/instagram.

Selama bisa, insyaa Allah akan saya bantu.

Singapore Laksa Soup Recipe

Winter has come, and although winter in Abu Dhabi rarely reaches 10 degree Celcius, it still nice to have something hot and spicy to ward off the cold. There are a plenty of hot and spicy foods, and one of them is Laksa.

Laksa is spicy noodle soup widely known in the South Asia region. There are several variations of Laksa, based on their locality and their significant ingredient such as Malaysian Laksa, Indonesian laksa, Sour Laksa, Curry Laksa, etc. Actually there is not much differences between Singaporean and Indonesian Laksa but on the type of chili used. Indonesian Laksa uses fresh chili while Singaporean Laksa uses dried one. This time I’d like to present you Singaporean Laksa.

LAKSA SINGAPORE RECIPE

Ingredients:

For the spices paste
15 dried red chillies, soak for 2 hours
10 shallots
2 cm galangal
5 candlenuts
100 grams dried shrimp
1 tsp shrimp paste, lightly toasted
salt and sugar

5 sdm cooking oil
2 stalks lemongrass
500 cc shrimp broth
500 cc thick coconut milk
Salt and sugar

Complement:

200 grams fish cake, thinly sliced
500 grams medium prawns, shells removed
100 grams rice noodles
300 grams bean sprouts
Coriander leaves

Directions:

  1. Boil water in a pot and add shrimps’s shell to make a broth. Set aside.
  2. Blend all the spices. Heat the cooking oil in a wok, put in the spices paste, add the lemongrass stir until fragrant.
  3. Put the spices paste into the shrimp broth, heat until boiled. Add coconut milk, stirring constantly
  4. Serve the complement: bring a pot of water to the different boil and cook the fish cake and prawns. Drain, remove from the heat and set aside. Throw away the water. Refill the pot with water and bring it to the boil. Blanch the rice noodles and beansprouts, then drain.
  5. Serve rice noodles and bean sprouts in a bowl. Top with the prawns and fish cake.
  6. Reheat the soup, ladle the laksa soup over the complement and garnish with coriander leaves.

Read also: I Fu Mie Recipe

Review Indomie Sambal Matah

Karena sedang tidak berada di Indonesia jadi review tentang Indomie Sambal Matah ini mungkin agak terlambat. Tapi gapapa deh, siapa tau ada yang membutuhkan informasinya.

Seperti yang kita tahu, indomie adalah salah satu produsen mi instan asal Indonesia yang rajin mengeluarkan berbagai varian rasa yang baru. Jika diamati, varian baru yang dikeluarkan mengacu pada kekayaan khasanah kuliner Indonesia.

Bahkan di Abu Dhabi saya pernah menemukan varian Indomie Rendang, Indomie Sate dan Indomie Cabe Hijau. Oiya, produk indomie yang dikeluarkan untuk area negara teluk (UAE, KSA, Oman, Qatar, Bahrain, Kuwait dll) biasanya diproduksi oleh Indomie Saudi Arabia.

Sempat ada yang bertanya ke saya, apakah rasanya sama dengan indomie di Indonesia? Hmm kalau boleh jujur untuk tekstur sih 100% sama. Sedangkan rasanya, entah perasaan saya saja atau memang benar, micin-nya semacam kurang terasa 😂. Jadi menurut saya, indomie buatan Indonesia tetap yang terbaik!

Oleh sebab itu ketika salah seorang teman membawakan Indomie Sambal Matah, rasanya senang bukan kepalang. Selain karena review-nya sudah berseliweran di grup masak-memasak di facebook, saya adalah pecinta makanan tradisional Bali. Sama sekali tidak pernah terbayangkan ada rasa sambal matah dalam sepiring Indomie. Saya sengaja tidak menggunakan berbagai macam topping kekinian agar bisa fokus merasakan otentisitas Indomie Sambal Matah.

Kemasan
Indomie Sambal Matah ini dikemas dengan dominasi warna ungu sebagaimana warna bawang merah yang merupakan bahan utama pembuatan Sambal Matah. Setiap bungkusnya berukuran 85 gram, dilengkapi dengan bumbu serbuk dan minyak sayur.

Cara Membuat
Pembuatannya sebagaimana Indomie pada umumnya. Mie direbus sekitar 3 menit atau sesuai selera dan sambil menunggu mie matang, kita siapkan bumbu pelengkapnya. Setelah mie matang, tiriskan dan aduk secara merata dengan bumbunya.

Rasa
Setelah mie diaduk dengan bumbu pelengkap, aroma harum khas indomie berpadu dengan sedapnya bawang merah serasa memenuhi ruangan. Tekstur mie yang kenyal berbalut rasa manis dan sedikit pedas ditambah aroma bawang yang cukup kuat sangat memanjakan lidah saya. Pada suapan selanjutnya saya seperti mengecap rasa gurih-tipis mirip terasi.

Pertemuan indomie goreng yang menggunakan kecap manis sebagai bumbu dasar dengan sambal matah yang dominan dengan rasa bawang merah adalah perpaduan yang tepat. Secara keseluruhan rasanya enak, saya sih doyan.

Bagaimana dengan kamu?

6 Tips Agar Hunian Terasa Lebih Nyaman

Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Happiness is being home again”. Itulah salah satu alasan mengapa mendekorasi rumah menjadi salah satu kegiatan yang saya gemari. Sebagai seorang istri yang baik, tentunya saya tidak ingin suami menjumpai rumah dalam kondisi acak-acakan sepulang kerja. Bukankah sudah selayaknya rumah menjadi tempat paling nyaman untuk me-recharge energi.

Sebagaimana dipaparkan dalam ilmu psikologi, saya meyakini bahwa kepribadian seseorang dapat tercermin dari kondisi rumahnya. Tidak percaya? Coba bayangkan bagaimana suasana hati anda jika tinggal di rumah yang penuh barang, berdebu dan tidak tertata dengan rapi. Tentu tidak nyaman, bukan?

Perasaan tidak nyaman itu tentunya akan mempengaruhi aktivitas dan pastinya akan berdampak pada orang yang ada disekitar kita. Oleh sebab itu, mendekorasi ruangan menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap keluarga. Oiya, indikator rumah yang nyaman bukanlah rumah yang berukuran besar dan memiliki furnitur yang mewah. Untuk keluarga saya, suatu hunian dapat dikatakan nyaman bila memenuhi syarat bersih, rapi dan bebas dari aroma yang tidak menyenangkan.

Kebetulan saat ini saya tinggal di apartemen dengan ukuran yang cukup terbatas. Kondisi tersebut menantang saya untuk mengatur dan menempatkan perabot secara tepat guna. Namun dibawah ini ada beberapa tips yang akan saya bagikan, sehingga bagi anda yang memiliki lahan terbatas tetap dapat memiliki rumah yang nyaman dan ‘terasa’ luas.

  1. Letakkan cermin di dinding rumah anda. Keberadaan cermin akan membantu membuat ruangan yang sempit menjadi tampak lebih luas. Selain itu, cermin juga bisa merefleksikan cahaya lampu sehingga menjadi lebih indah, yang artinya menambah suasana baru pada keseluruhan interior rumah.
  1. Gantunglah pigura berisikan foto-foto yang membuat anda merasa lebih bersemangat dan berbahagia saat melihatnya. Adanya foto-foto ini akan membuat suasana rumah lebih hidup dan hangat. Pilih bingkai foto yang sesuai dengan gaya penataan rumah anda.
  1. Mengganti perabot lama dengan yang baru. Setiap benda pasti memiliki masa pakai, begitu pula perabot dirumah kita. Membeli sebuah furnitur, tidak akan membuat kita kehilangan banyak uang. Cara mensiasatinya adalah dengan, misalnya, ketika anda ingin mengganti sofa yang lama dengan sofa yang baru.Manfaatkan situs pencarian seperti google dan masukkan kata kunci “sofa minimalis murah”. Nantinya akan banyak ditemukan informasi mengenai toko perabotan yang sedang mengadakan promo dan diskon. Sofa merupakan salah satu elemen penting dalam mengatur ruang keluarga, oleh sebab itu kita harus memperhatikan setiap detailnya. Hal utama yang harus dipertimbangkan adalah ukurannya. Saya memilih sofa yang ukurannya tidak terlalu besar agar tidak membuat ruangan terasa sempit. Saya menggunakan sofa minimalis bermodel sofa-bed sehingga dapat difungsikan sebagai tempat tidur ketika ada sanak saudara yang datang.

    Selain ukuran, pemilihan warna dan bahan juga menjadi faktor penentu, saya menempatkan sofa minimalis dengan warna yang cerah untuk ruang keluarga, sehingga ruangan tampak lebih luas. Nah, karena saya memilih sofa yang berwarna abu-abu muda maka akan rentan kotor, apalagi saya memiliki toddler yang sedang aktif-aktifnya. Solusinya, saya memilih sofa yang cover atau kain penutupnya bisa dibuka, sehingga jika terkena noda tinggal dilepas dan dicuci.

  1. Gunakan bantal hias untuk aksesoris dirumah anda. Menggunakan bantal hias untuk mempercantik rumah adalah hal yang paling mudah dilakukan, selain harganya tidak terlalu mahal, bantal memiliki beragam ukuran, bentuk dan warna sehingga mudah untuk di mix and match dengan perabot lainnya. Mengingat ruangan saya tidaklah luas, maka dua bantal berukuran sedang dengan warna polos sudah cukup untuk meramaikan ruang keluarga saya.
  1. Mencari inspirasi di internet. Jika anda orang yang kreatif dan suka melakukan DIY, jangan segan untuk mencari inspirasi di pinterest ataupun di youtube. Banyak sekali tutorial untuk membuat aksesoris rumah dengan memanfaatkan bahan yang ada. Siapa tau bisa jadi peluang usaha! Namun mengingat saya bukan orang yang nyeni, saya membuka laman tersebut sebatas untuk mencari inspirasi penataan ruang saja.
  1. Jangan takut bermain-main dengan konfigurasi ruangan di rumah anda. Kebetulan saya adalah orang yang gampang bosan, sehingga beberapa bulan sekali selalu ada sudut yang saya utak-atik untuk di dekorasi ulang.

Sedikit bocoran, di ponsel saya selalu tersimpan ukuran ruangan dan konfigurasi ruangan di rumah. Sehingga ketika saya berjalan-jalan dan melihat perabot yang menarik, saya dapat dengan mudah mendapatkan gambaran akan diletakkan dimana perabot tersebut. Hal ini bukan tanpa sebab, diawal menikah beberapa kali saya membeli barang yang berujung pada tidak ada tempat atau dipaksakan diletakkan di suatu sudut yang pada akhirnya hanya menuh-menuhin ruangan.

Demikian tips dari saya, jika ada yang memiliki tips lain silahkan dibagikan di kolom komentar. Akhir kata, semoga bermanfaat.

5 Negara Impian untuk Dikunjungi!

Beberapa tahun kebelakang, demam travelling melanda seantero dunia. Jalan-jalan keluar negeri sudah bukan lagi menjadi aktivitas mewah yang hanya bisa dilakukan oleh kelas sosial tertentu. Asal mau bekerja keras, semua orang bisa mewujudkan impian untuk melihat dunia. Lihat saja bagaimana gencarnya promosi yang dilakukan maskapai penerbangan. Mulai dari tiket seharga 0 rupiah hingga fasilitas cicilan dengan bunga 0%. Siapa yang tidak tergoda? 😆

Saya adalah salah satu orang yang senang travelling, baik itu ke tempat wisata domestik maupun mancanegara. Bahkan ketika tinggal di Abu Dhabi yang walaupun kotanya tidak terlalu besar, saya berusaha mengalokasikan waktu di akhir pekan untuk sekedar berkunjung ke tempat yang saya sukai, misalnya taman, museum, galeri seni dan lain sebagainya.

Baca juga: Naik Kapal Pesiar di Sunborn Yacht London

Bepergian selalu menawarkan pengalaman baru, belum lagi kesempatan untuk belajar mengenai kebudayaan masyarakat sekitar. Itulah sebabnya, saya rela menyisihkan sebagian pemasukan untuk berlibur. Setelah bekerja selama setahun penuh, sudah sewajarnya memberikan reward untuk diri sendiri.

Berikut adalah 5 negara impian untuk dikunjungi:

  1. China

    Sejak kecil saya tertarik dengan berbagai kebudayaan dan sejarah bangsa ini. Terlebih setelah membaca novel berjudul Empress Orchid karya Anchee Min, keinginan saya untuk berwisata ke China, tepatnya ke kota Beijing menjadi semakin membuncah. Forbidden city yang menjadi latar belakang novel tersebut menempati urutan teratas untuk bangunan bersejarah yang paling ingin saya kunjungi. Ketika berada di bangunan bersejarah, saya selalu membayangkan bagaimana dahulunya orang-orang di jaman itu menjalani kehidupannya. Kehidupan istana yang penuh kemewahan, namun juga berbalut intrik tentang perebutan kekuasaan. Bittersweet. What a life!

  2. Turki

    Sebelumnya saya tidak terlalu tertarik dengan negara ini. Namun setelah mengikuti drama serial “Magnificent Century” yang menceritakan tentang kejayaan dinasti Ottoman didalam istana Topkapi, seketika saya memasukkan Turki kedalam daftar negara yang ingin saya kunjungi. Selain itu, secara geografis, Turki adalah negara yang sangat unik karena sebagian wilayahnya berada di benua Asia, sebagian lagi di Benua Eropa. Pastinya hal tersebut berpengaruh terhadap gaya arsitektural bangunan dan tata kotanya. Kabar baiknya, insyaa Allah saya berkesempatan untuk menyambut tahun baru 2018 di negara ini.

  3. Yunani

    Saya merasa familiar dengan negara ini sejak berusia 6 tahun. Dilatar belakangi dari kesukaan membaca komik Doraemon, saya mengenal seorang tokoh yang bernama Poseidon, dewa penguasa laut. Ketika membaca dan menggali lebih dalam, akhirnya saya malah menjadi tertarik dengan mitologi Yunani kuno. Kebayang donk bagaimana besar keinginan saya untuk berkunjung ke Parthenon yang berlokasi di Akropolis, kuil pemujaan untuk Dewi Athena.

    Belum lagi Pulau Santorini yang keindahannya sangat memanjakan mata. Sebenarnya, di awal tahun 2014, saya dan suami sempat membeli tiket dan paket trip menuju negara ini, namun karena kemudian saya hamil maka perjalanan tersebut harus ditunda. Mengapa? karena menurut review yang saya baca, Santorini adalah sebuah pulau berbukit sehingga perjalanan kesana membutuhkan stamina yang baik dan tidak disarankan untuk usia kehamilan 8 bulan.

  4. Austria

    Lebih spesifik lagi saya ingin berkunjung ke Vienna. Mengingat julukannya sebagai The City of Music, membuat tempat ini layak dimasukkan dalam wish list. Saya memang tidak bisa memainkan piano, tapi saya penggemar musik klasik dan menariknya di kota ini kita bisa menemukan segala hal tentang musik. Mulai dari sekolah musik sampai museum-museum tentang musik sangat dilestarikan di sini. Tidak mengherankan ya, karena memang banyak komposer terkenal yang karya-karya musiknya lahir dari Wina. Bahkan musisi sekelas Beethoven dan Mozart menghabiskan akhir hayatnya di kota ini!

  5. Korea Selatan

    Lagi-lagi saya ingin mengunjungi suatu negara karena terinspirasi tontonan drama serialnya. Ada yang tau serial drama Jewel in The Palace? Drama saeguk berlatar-belakang jaman kerajaan dinasti Joseon ini membuat saya terkagum-kagum dengan keindahan Pulau Jeju yang menjadi tempat pengasingan si tokoh utama. Belum lagi disepanjang film, penonton ‘disuguhi’ berbagai potret kekayaan kuliner Korea.

    Walaupun cukup sering mampir ke restoran Korea, tetap saja saya ingin merasakan kelezatan kimchi dinegara asalnya.

Itulah lima negara yang ingin saya kunjungi, jika dianalisa sebenarnya kelihatan yah bahwa si-empunya blog ini adalah pecinta sejarah hahahaha. Anyway, semoga Allah memberikan umur dan rejeki untuk mewujudkan cita-cita saya. Artikel ini merupakan tulisan kolaborasi saya dengan Indira yang juga memiliki daftar negara impian untuk dikunjungi.

Baca juga: 7 Hal Yang Harus Dipersiapkan Ketika Mengunjungi Warner Bross Studio: The Making of Harry Potter

Kalau boleh tau, negara apa yang ingin kalian kunjungi? SYuk bagikan mimpimu di kolom komentar, sehingga kita bisa saling  mendoakan ❤️.

About Me
Ayu Tanimoto
I'm Young, I'm Mom, I'm Proud!
My Tweet